Brown Canyon, Suatu Tempat Wisata yang Lahir dari Aktivitas Penambangan

Brown Canyon, Suatu Tempat Wisata yang Lahir dari Aktivitas Penambangan

0
Brown Canyon (instagram @ichank_ramadhan)
Brown Canyon (instagram @ichank_ramadhan)

Brown Canyon adalah sebutan yang diberikan oleh para wisatawan pengunjung daerah Rowosari Meteseh Tembalang, Kota Semarang. Sebutan itu mengacu pada sebuah kawasan tebing coklat berbentuk unik di wilayah penambangan pasir. Ya, sesungguhnya, apa yang disebut tempat wisata ini adalah hasil dari 10 tahun penambangan pasir di kawasan tersebut.

sewa mobil online

Apa yang disebut Brown Canyon itu dulunya adalah bukit-bukit hijau. Namun, karena bagian-bagian bukit terus dikeruk, apa yang tadinya hijau berubah menjadi coklat. Bukit tersebut tidak sirna sepenuhnya karena ada beberapa bagian yang sangat keras. Bagian ini tidak bisa ditambang untuk dijadikan batu padas, tanah urug, atau material pasir. Untuk menambangnya, diperlukan alat keruk yang lebih canggih. Maka dari itu, sisa-sisa penambangan ini dibiarkan begitu saja menjadi tebing-tebing coklat.

Baca :   Hutan Wisata Tinjomoyo : Pilihan Utama Wisata Alam Tengah Kota Semarang

Penduduk sekitar pun tidak banyak yang mengenal sebutan Brown Canyon. Orang-orang sekitar lebih tahu istilah Padas Keruk. Dalam bahasa Jawa, ungkapan padas keruk mungkin bisa diartikan bekas bukit yang dikeruk sehingga hanya menyisakan tanah padas.

Wisatawan Brown Canyon sangat disarankan untuk mengunjungi tempat itu hanya pada pagi hari atau sore hari. Pasalnya, di jam-jam kerja, aktivitas penggalian akan membuat debu-debu beterbangan sehingga membuat suasana tidak nyaman. Lagipula, suara-suara bising alat pengeruk pasir dan keberadaan alat-alat tersebut membuat aktivitas wisata semakin berbahaya.

Baca :   Kebun Binatang Mangkang : Tempat Konservasi Satwa Berkonsep Edukatif

Di siang hari, wilayah Brown Canyon sangat panas. Terik matahari langsung mengenai kulit karena tidak ada bangunan atau pepohonan yang menaungi. Jika terpaksa harus berkunjung pada siang hari, mau tidak mau wisatawan harus menyiapkan kacamata pelindung dan perlengkapan penutup mulut untuk menghindari debu pasir.

Wilayah Brown Canyon biasanya dikunjungi para pencinta olahraga offroad seperti pesepeda gunung, penunggang motor trail, atau pengemudi mobil offroad. Kendaraan-kendaraan ber-ground clearance rendah pasti akan sangat kesulitan menaklukkan medan yang berbukit-bukit di Brown Canyon.

Baca :   Kolam Renang Bersumber Air Pegunungan; Tirto Argo Siwarak

Walaupun perjalanan menuju lokasi dan risiko di Brown Canyon berbahaya, hal ini tidak menciutkan niat orang-orang yang mengunjunginya. Mereka biasanya memuaskan diri memfoto pemandangan atau diri mereka. Asal, ingat saja, agar tidak berkeliaran terlalu dekat atau di bawah tebing.

sewa mobil online