“Omah Lowo”, Kediaman Ribuan Kelelawar

“Omah Lowo”, Kediaman Ribuan Kelelawar

0
Omah Lowo
Omah Lowo

Fakta Singkat Mengenai Omah Lowo di Purwosari:

sewa mobil online
  1. Bernama asli Villa Liberty
  2. Dihuni ratusan kelelawar
  3. Salah satu bangunan tua yang berada di jantung Kota Surakarta

 

Selayang Pandang

Omah Lowo adalah sebutan yang diberikan warga Solo untuk sebuah rumah di ujung Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Perintis Kemerdekaan. Rumah yang sudah tidak dihuni itu kini menjadi sarang ribuan, bahkan puluhan ribu, kelelawar. Dalam Bahasa Jawa, “omah” berarti “rumah dan “lowo” berarti “kelelawar”. Sebutan ini sudah melekat ke benak warga Solo sejak puluhan tahun lamanya.

Peninggalan Belanda Abad ke-19

Baca :   Akulturasi Budaya Jawa-Eropa dalam Bentuk Istana, Keraton Mangkunegaran

Arsitektur Omah Lowo yang bergaya Eropa menegaskan identitas rumah tersebut sebagai peninggalan Belanda pada abad ke-19. Sesungguhnya, tidak banyak cerita yang bisa digali dari keberadaan rumah tersebut. Seperti, misalnya, siapa arsitektur dan penghuni pertama rumah seluas 1.500 meter persegi di bidang seluar 3.000 meter persegi itu. Hanya ada sebuah catatan yang menyebutkan bahwa seorang saudagar bernama Sie Djian Ho beserta keluarganya pernah mendiami rumah itu di tahun 1945. Sie Djian Ho merupakan pemilik pabrik es, penerbitan, dan perkebunan.

Omah Lowo juga sempat berjasa bagi Indonesia karena menjadi basis persembunyian tentara Indonesia saat Belanda dan Inggris datang dengan harapan kembali menguasai Pulau Jawa. Rumah ini juga sempat menjadi gedung veteran, lalu beralih fungsi menjadi kantor haji dan kamar dagang Kota Surakarta pada tahun 1980-an.

Baca :   Tari Bedhoyo Ketawang, Tarian Sakral untuk Raja-Raja Mataram

Saat memasuki Omah Lowo, tamu akan disuguhi bau kotoran kelelawar yang menyengat. Kelelawar-kelelawar tersebut tidur di langit-langit rumah setelah pergi mencari makan di malam hari. Meskipun sudah setidaknya dibersihkan setiap tiga hari sekali, genangan air yang merupakan kencing lowo mudah ditemukan di sudut-sudut lantai rumah.

Omah Lowo kini mempunyai status cagar budaya. Pemiliknya bukan lah pemerintah akan tetapi seorang pengusaha biasa. Rumah tersebut dijual seharga Rp15 miliar. Rumah ini memiiki empat kamar tidur yang luas dan satu ruang keluarga.

Baca :   Wisata Kuliner Malam Gladag Langen Bogan (Galabo) Solo

Sewa mobil di Solo sekarang jadi mudah dengan aplikasi DOcar – Solusi Sewa Mobil Pilihan Anda. Unduh aplikasi DOcar tanpa dipungut biaya alias GRATIS di Google PlayStore. Pastikan Anda membagikan artikel ini ke keluarga dan teman-teman Anda jika Anda mendapati artikel ini menambah wawasan umum Anda; karena ilmu tidak akan habis walau dibagi.


sewa mobil online