Monumen Jogja Kembali, Pengingat Kejadian Bersejarah “Enam Jam di Yogyakarta”

Monumen Jogja Kembali, Pengingat Kejadian Bersejarah “Enam Jam di Yogyakarta”

0

Monumen Jogja Kembali

sewa mobil online

Monumen Jogja Kembali dibangun untuk memperingati Serangan Umum 1 Maret. Waktu itu, 1 Maret 1949, Agresi Militer Belanda II sedang berlangsung. Pasukan Belanda sudah satu bulan lamanya disebar di pos-pos kecil sehingga terpencar dan melemah. Tentara Nasional Indonesia, di bawah komando Letkol Soeharto, sukses menduduki Kota Yogyakarta selama enam jam setelah memaksa mundur pasukan Belanda. Lalu, pada pukul 12.00 tepat, sesuai dengan rencana, pasukan TNI menarik diri dari pusat kota tepat pada saat bantuan Belanda mulai datang.

Baca :   Gua Jepang Pundong Parangtritis, Benteng Pertahanan Jepang dari Sekutu

Pertempuran pada 1 Maret 1949 tersebut menjadi bukti bahwa TNI masih mempunyai kekuatan di Indonesia. Implikasinya, pada tanggal 27 Desember 1949, secara resmi, Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia.

Peletakan batu pertama Monumen Jogja Kembali oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX dilaksanakan pada 29 Juni 1985. Lalu, pada 6 Juli 1989, monumen yang terkenal dengan nama Monjali ini diresmikan oleh Presiden RI kala itu, Soeharto.

Baca :   Pantai Drini Tawarkan Dua Karakteristik Pantai Indonesia

Monjali berisi replika pesawat terbang, senjata-senjata, diorama-diorama, relief-relief, koleksi pakaian, dan benda bersejarah lainnya terkait sejarah pergerakan nasional. Yang unik, ruang serbaguna bisa disewakan untuk keperluan tertentu, seperti seminar atau pesta pernikahan.

Alamat            : Jl. Lingkar Utara, Yogyakarta 55581, Indonesia

No. Telp         : (0274) 868225, (0274) 868239

sewa mobil online