Museum Fatahillah, Tempat Menyimpan Kenangan Kawasan Kota Tua Jakarta

Museum Fatahillah, Tempat Menyimpan Kenangan Kawasan Kota Tua Jakarta

0
Museum Fatahillah (foto: Instagram @tenyrahmadani)
Museum Fatahillah (foto: Instagram @tenyrahmadani)

Fakta Cepat Mengenai Museum Fatahillah:

sewa mobil online
  1. Fatahillah adalah nama pahlawan pemimpin pasukan pengusir Portugis dari Pelabuhan Sunda Kelapa
  2. Museum Fatahillah terletak di kawasan Kota Tua Jakarta
  3. Ada lebih dari 20.000 koleksi benda bersejarah yang disimpan di Museum Fatahillah

Museum Fatahillah terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 1 Jakarta Barat. Kawasan tersebut termasuk kawasan Kota Tua Jakarta sehingga banyak terdapat peninggalan sejarah berupa bangunan kuno. Pun juga dengan Museum Fatahillah yang merupakan bekas bangunan Balai Kota Batavia (Stadhuis van Batavia).

Stadhuis tersebut diresmikan pada tahun 1710 oleh Gubernur Jenderal Abraham van Riebeeck. Pembangunan gedung bergaya neoklasik, mirip Istana Dam di Amsterdam, ini sebenarnya telah dimulai pada tahun 1620 pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen. Namun, saat dibangun, gedung tersebut sempat anjlok dikarenakan kondisi tanah Jakarta yang labil. Akhirnya, setelah beberapa kali dipugar, Balai Kota tersebut bisa diresmikan dan digunakan sebagaimana mestinya.

Baca :   Bioskop Megaria, Salah Satu Pusat Hiburan Pertama di Jakarta

Sebelum dijadikan Museum Sejarah Jakarta (sebutan lain untuk Museum Fatahillah), gedung seluas lebih dari 1.300 meter persegi itu sempat beberapa kali beralihfungsi. Peresmian museum ini sendiri dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta kala itu, Ali Sadikin, pada tanggal 30 Maret 1974.

Sebanyak 23.500 koleksi benda bersejarah asli maupun replika disimpan di Museum Fatahillah. Koleksi-koleksi ini berasal dari Museum Jakarta Lama (Oud Batavia Museum) yang sekarang ini dijadikan Museum Wayang. Museum tersebut beralamat di Jalan Pintu Besar Utara No. 27.

Ruang Pameran Museum Fatahillah dibagi sesuai periode asal benda bersejarah yang dipamerkan. Ruangan-ruangan itu dinamakan Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung dan Ruang MH Thamrin.

Baca :   Napak Tilas Detik-detik Kemerdekaan Indonesia di Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Beberapa koleksi penting di Museum Fatahillah adalah Patung Dewa Hermes, Meriam Si Jagur, sel tahanan Untung Suropati (1670) dan Pangeran Diponegoro (1830), lukisan Gubernur Jenderal VOC Hindia Belanda dari tahun 1602-1942, Prasasti Ciaruteun peninggalan Kerajaan Tarumanegara, alat pertukangan jaman prasejarah, dan koleksi persenjataan. Museum ini juga menyimpan keramik, gerabah, dan koleksi mebel antik yang dibuat pada abad ke-17 hingga abad ke-19.

Museum Fatahillah di kawasan Kota Tua Jakarta (foto: Instagram @rika1909)
Museum Fatahillah di kawasan Kota Tua Jakarta (foto: Instagram @rika1909)

Meskipun memiliki puluhan ribu koleksi, hanya sekitar 500 buah yang dipamerkan di ruang pameran museum. Sebanyak 23.000 koleksi lainnya disimpan di ruang penyimpanan. Petugas museum merotasi secara berkala koleksi yang ditampilkan di ruang pameran sehingga masyarakat dapat melihat koleksi-koleksi lainnya.

Baca :   Gedung Kesenian Jakarta, Tempat Seniman Indonesia Berkreasi

Adapun aktivitas yang bisa dilakukan oleh pengunjung adalah Wisata Kampung Tua, Jelajah Malam Museum, Workshop Sketsa Gedung Tua, Nonton Bareng Film-film Jadul, Pentas Seni Ala Jakarta, dan Kunjungan Ala Tentara Indonesia. Para pengunjung bisa menikmati fasilitas museum termasuk perpustakaan, kantin museum, toko suvenir, sinema Fatahillah, mushola, ruang pertemuan dan pameran, serta taman dalam.


Sewa mobil Jakarta sekarang jadi mudah dengan aplikasi DOcar Solusi Sewa Mobil Pilihan Anda. Unduh aplikasi DOcar tanpa dipungut biaya alias GRATIS di Google PlayStore. Pastikan Anda membagikan artikel ini ke keluarga dan teman-teman Anda jika Anda mendapati artikel ini menambah wawasan umum Anda; karena ilmu tidak akan habis walau dibagi.


sewa mobil online