Bioskop Megaria, Salah Satu Pusat Hiburan Pertama di Jakarta

Bioskop Megaria, Salah Satu Pusat Hiburan Pertama di Jakarta

0
Bioskop Metropole (foto: Instagram @melatifrsk)
Bioskop Metropole (foto: Instagram @melatifrsk)

Fakta Cepat Mengenai Bioskop Megaria:

sewa mobil online
  1. Diresmikan dengan nama Bioscoop Metropool
  2. Memiliki gaya arsitektur Art Deco
  3. Kini ditetapkan sebagai cagar budaya

Bioskop Megaria, atau yang juga dikenal dengan nama Bioskop Metropole, adalah sebuah cagar budaya berbentuk gedung bioskop. Gedung tersebut kini dikelola oleh 21 Cineplex group.

Gedung Megaria dibangun pada tahun 1932. Pada waktu itu, nama yang diberikan adalah Bioscoop Metropool sesuai dengan ejaan bahasa Belanda. Orang yang mengarsiteki pembangunan Bioskop Metropole adalah Liauw Goan Sing.

Lokasi Bioskop Metropole adalah di dekat persimpangan di antara Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Pegangsaan Timur, dan Jalan Proklamasi. Alamatnya di Jalan Pegangsaan 21 Jakarta Pusat. Letak gedung ini cukup strategis yaitu di kawasan perumahan mewah dan di dekat perlintasan kereta api Cikini-Manggarai.

Baca :   Kebun Binatang Ragunan, Destinasi Wisata untuk Rakyat
Bioskop Megaria (Instagram: @dianaindahartati)
Bioskop Megaria (Instagram: @dianaindahartati)

Peresmian gedung Bioskop Metropole dilakukan oleh Wakil Presiden RI saat itu, Mohammad Hatta, pada tahun 1949. Namun, pada tahun 1960, nama bioskop diganti menjadi Bioskop Megaria. Bioskop ini termasuk salah satu dari banyak bangunan yang terdampak kebijakan anti-Barat dari Presiden Soekarno.

Peristiwa bersejarah terkait dunia hiburan Tanah Air yang pernah terjadi di Bioskop Megaria adalah pelaksanaan rapat penting cikal bakal berdirinya Gabungan Perusahaan Bioskop Seluruh Indonesia (GBPSI). Adapun penetapan gedung ini sebagai Bangunan Cagar Budaya Kelas A dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta pada tahun 1993. Sebagai cagar budaya, gedung ini dilindungi dan tidak boleh dibongkar.

Baca :   Kepulauan Seribu, Surga Seribu Wisata Jakarta

Saat ini, Metropole terdiri dari tiga gedung utama. Hanya satu gedung yang digunakan untuk bioskop. Satu gedung digunakan untuk ruang pertunjukan dan salah satu sinepleks (teater 4) sementara gedung lainnya digunakan sebagai supermarket dan perkantoran. Ketiga gedung ini terletak di lahan seluas 11.800 meter persegi. Namanya pun kembali menjadi Metropole setelah direnovasi.

Baca :   Gedung Joang 45, Museum Tempat Peninggalan Bung Karno Disimpan


Sewa mobil Jakarta sekarang jadi mudah dengan aplikasi DOcar – Solusi Sewa Mobil Pilihan Anda. Unduh aplikasi DOcar tanpa dipungut biaya alias GRATIS di Google PlayStore. Pastikan Anda membagikan artikel ini ke keluarga dan teman-teman Anda jika Anda mendapati artikel ini menambah wawasan umum Anda; karena ilmu tidak akan habis walau dibagi.


sewa mobil online