Monpera (Monumen Perjuangan Rakyat Kota Palembang)

Monpera (Monumen Perjuangan Rakyat Kota Palembang)

0
Monpera
Monpera

Fakta Cepat Mengenai Monumen Perjuangan Rakyat Kota Palembang:

sewa mobil online
  1. Dibangun untuk mengenang para pahlawan pertempuran Lima Hari Lima Malam
  2. Terdiri dari delapan lantai; tangga lantai teratas unik seperti dalam tank
  3. Alunan musik khas Palembang selalu didengungkan di ruangan museum

Selayang Pandang

Monumen Perjuangan Rakyat Kota Palembang atau biasa disingkat MONPERA berlokasi di Jalan Merdeka No. 1, Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan (depan Masjid Agung Palembang). Monumen ini buka setiap Selasa hingga Minggu pada pukul 08.00 hingga 15.30 WIB. Pada hari Senin dan Hari Libur Nasional, operasional ditutup untuk kunjungan. Medio 2011, tiket masuk untuk anak-anak dan dewasa adalah Rp2.000,00.

Monpera adalah salah satu ikon Kota Palembang yang dibangun untuk mengenang para pejuang yang gugur dalam pertempuran Lima Hari Lima Malam di Palembang. Pertempuran ini bermula saat Belanda datang kembali ke Kota Palembang pada tanggal 12 Oktober 1945 atau dua bulan setelah Indonesia merdeka. Tentara NICA Belanda datang bersama dengan tentara Sekutu.

Baca :   Rumah Limas, Rumah Adat Sumatra Selatan yang Kian Ditinggalkan

Gesekan-gesekan yang terjadi antara tentara Belanda yang berniat memperluas wilayah pendudukan dan Tentara Republik Indonesia (TRI) yang berniat habis-habisan mempertahankan wilayah Palembang membuat pertempuran tidak bisa dicegah lagi. Usai berkali-kali mencoba berunding agar tidak terjadi kontak senjata, tanggal 1 Januari 1947 perang meletus antara Belanda dan TRI bersama rakyat. Perang yang terjadi selama 5 hari 5 malam itu membuat seperlima wilayah Palembang hancur. Meskipun hanya menggunakan senjata yang sederhana, semangat juang TRI bersama rakyat nyatanya mampu mengalahkan Belanda.

Gedung Monpera sudah berdiri sejak 17 Agustus 1975. Akan tetapi, gedung ini baru diresmikan pada tanggal 23 Februari 1988 oleh Menkokesra Alamsyah Ratu Perwira Negara. Secara umum, bangunan Monpera berbentuk seperti melati berkelopak lima. Melati adalah sebuah bunga yang menyimbolkan kemurnian perjuangan para pahalwan. Simbolisasi kemerdekaan juga terlihat dari tinggi gedung yang 17 meter, jalur tampak depan 8, dan jumlah jalur serta bidang mencapai 45.

Baca :   Kampung Kapitan: Nyaris Terabaikan, Kampung Warga Tionghoa Pertama di Palembang

Tidak sampai di situ saja,  tiga beton dibangun menanjak ke atas, dua di sisi, satu di gedung utama. Tiap sisi beton dibangun tiga jalur lagi sehingga keseluruhan berjumlah sembilan. Kesembilan beton ini melambangkan “Batanghari Sembilan” (jumlah sembilan anak sungai yang bermuara ke Sungai Musi). Di sisi kanan dan kiri gedung, ada relief yang menggambarkan penderitaan rakyat ketika Jepang menguasai wilayah tersebut dan saat terjadinya Pertempuran Lima Hari Lima Malam.

Koleksi Monpera

Monpera terdiri dari delapan lantai. Dari lantai 1 hingga lantai 5, terdapat museum yang menyimpan foto-foto, gambar tokoh pejuang, gambar semasa perang kemerdekaan, koleksi pakaian pejuang, dan koleksi senjata.

Baca :   Wisata Air di Fantasy Island Palembang

Selain berupa gambar, tokoh-tokoh tadi juga dibuatkan patung torso perunggu. Sementara itu, koleksi senjata yang dipajang antara lain pistol, pedang, senapan, ranjau, pelontar bom, dan kecepek. Sebagian besar senjata ini adalah senjata rampasan perang.

Di lantai teratas, para pengunjung bisa melihat pemandangan bebas Kota Palembang. Bahkan, Jembatan Ampera yang menjadi tengara paling terkenal di kota tersebut terlihat jelas. Uniknya, para pengunjung harus naik tangga kecil yang curam serta keluar dari lubang seperti tank.


Sewa mobil di Palembang sekarang jadi mudah dengan aplikasi DOcar – Solusi Sewa Mobil Pilihan Anda. Unduh aplikasi DOcar tanpa dipungut biaya alias GRATIS di Google PlayStore. Pastikan Anda membagikan artikel ini ke keluarga dan teman-teman Anda jika Anda mendapati artikel ini menambah wawasan umum Anda; karena ilmu tidak akan habis walau dibagi.


sewa mobil online