Mari Habiskan Akhir Pekan di Telaga Biru

Mari Habiskan Akhir Pekan di Telaga Biru

0
Telaga Biru

Sebuah tempat wisata alam di Jogja yang tergolong baru naik daun di perbatasan Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Gunungkidul, Telaga Biru, sedang diminati wisatawan. Spot wisata yang ngetren disebut Blue Lake ini wujudnya berupa danau telaga. Kondisi alam membuat air danau telaga bisa berubah-ubah. Kadang-kadang, air danau yang disebut Blue Lake ini bisa berubah warna menjadi hijau. Maka dari itu, ada pula yang menyebut tempat wisata ini Green Lake (Telaga Hijau).

sewa mobil online

Media sosial sangat membantu mempopulerkan tempat wisata yang terletak di dua provinsi ini. Wisatawan Telaga Biru pada umumnya mengunggah foto-foto mereka saat berkunjung ke tempat tersebut ke media sosial Instagram. Jejaring sosial itulah yang kemudian menjadi etalase Telaga Biru agar semakin dikenal masyarakat. Banyak netizen membandingkan Telaga Biru di Gunungkidul-Sukoharjo dengan Telaga Warna di Dataran Tinggi Dieng.

Baca :   Lagi Ngetren, Wisata Tebing Breksi Sleman

Namun, sesungguhnya, Telaga Biru terbentuk dari aktivitas penambangan batu putih yang dilakukan manusia. Dengan demikian, sebenarnya, Telaga Biru bukan terbentuk dari fenomena alam sekonyong-konyong.

Banyaknya batu putih di perbukitan Cinderejo menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat strategis menambang batu putih. Aktivitas penambangan dilakukan hingga mencapai dasar tanah. Suatu ketika, saat para penambang sedang menggali batu putih, alat yang mereka gunakan untuk menambang membentur lapisan tanah. Akibatnya, air tanah keluar dari lapisan tersebut. Cekungan bekas penambangan batu putih pun jadi tergenang air.

Baca :   Pantai Parangkusumo, Pantai Indah Sarat Legenda

Terang saja, cekungan tadi menjadi suatu kolam air. Karena didiamkan begitu saja, lumut dan ganggang tumbuh di kolam. Tumbuh-tumbuhan tersebut membuat air telaga kelihatan berwarna biru. Jika dilihat dari atas bukit, warnanya lebih mendekati hijau daripada biru.

Warna telaga juga dipengaruhi oleh sinar matahari yang menerpanya. Saat matahari terik, cahaya matahari terbias sehingga warna air telaga terlihat biru. Namun, jika tidak ada cahaya matahari, sinar tidak terbias sehingga warna telaga lebih ditentukan oleh tanaman lumut hijau di dasar danau.

Baca :   Mengunjungi Candi Sari, Asrama Pendeta Buddha

Meskipun kini Blue Lake sudah menjadi salah satu objek wisata andalan, asal mula terbentuknya objek wisata ini adalah karena pengeksploitasian sumber daya alam tanpa melihat dampak jangka panjangnya. DOcar Jogja akan membantu anda untuk berwisata di Kota Gudeg.

sewa mobil online